Indra Sjafri Menilai Para Pemain Timnas U-22 Sudah Melakukan Hal Konyol

Ratubola88.com – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menilai para pemain Timnas U-22 sudah melakukan hal konyol saat menjalani laga uji coba melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot, Rabu (06-02-2019).

Dalam pertandingan itu Timnas Indonesia U-22 bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara FC yang merupakan peringkat ketiga Liga 1 2018.

Meski sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Andy Setyo dan Gian Zola, Skuad Timnas U-22 ini harus menerima kenyataan bahwa ada Comeback dari Bhayangkara FC yang berhasil menyetarakan kedudukan skor 2-2 lewat gol Ilham Udin Armaiyn serta Mahir Radja.

Bukan karena dua gol yang dicetak tuan rumah usai timnya unggul, Indra Sjafri justru menyayangkan skuadnya karena malah melakukan back-pass ke kiper.

Pada laa tersebut beberapa kali para pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan operan Back-pass ke kiper, baik Awan Setho atau Muhammad Riyandi, ketika merekadijaga ketat oleh Bhayangkara FC. Indra Sjafri secara khusus mempermasalahkan mengenai back-pass pemainnya yang dilakukan di babak kedua.’

Indra Sjafri : Harusnya Lebih Progresif Ke Depan

 

“Tim kedua, sudah mulai membangun serangan tapi dia (mereka) mengembalikan bola ke kiper. Menurut saya itu sangat konyol. Harusnya lebih progresif ke depan. Tim kedua juga kurang mulus untuk bisa keluar dari tekanan. Jadi akan akan coba lagi tanggal 10 nanti, tim akan lebih baik,” ujar Indra pada usai pertandingan.

Meskipun demikian secara keseuruhan Indra Sjafri mengatakan para pemainnya memperlihatkan model pertandingan yang diinginkan. Termasuk bagaimana cara menyerang, bertahan dan bermain transisi.

Lewat sisa waktu yang dimiliki, pelatih Timnas U-22 itu mengatakan masih banyak yang perlu diperbaikai Timnas U-22 sebelum tampil di Piala AFF U-22 yang akan dilaksanakan di Kamboja, 17 Februari mendatang. Selanjutnya, Luthfi Kamal dan kawan-kawannya akan kembali melakoni laga uji coba melawan Arema FC di Malang, Minggu (10-02-2019).

“Kedua tim di Timnas Indonesia U-22 ada plus-minusnya. Tim yang pertama membangun permainan lebih rapi. Bermain dengan posisi yang progresif. Tim yang kedua memang diminta main serangan balik, tapi terlalu menyerang balik sehingga transisinya lambat,” jelas Indra Sjafri.

Indra yang merupakan mantan pelatih Bali United itu juga menilai laga melawan Bhayangkara FC berjalan menarik. Indra memainkan 24 dari 29 pemain yang saat ini masih bergabung berama Timnas U-22.

“Pertandingan ini saya pikir cukup menarik untuk pembelajaran awal kami. Intinya ada beberapa hal yang kami harus perbaiki baik itu individu dan taktik, taktik grup, maupun taktik tim,” ucap Indra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *