Teka-teki Nasib Luis Milla di Timnas Indonesia

128

Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, sempat menyatakan bahwa SEA Games 2017 menjadi ajang pertaruhan bagi pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla Aspas. Andai gagal mencapai medali emas, Milla bisa saja dipecat.

Namun, mengingat apiknya permainan Timnas U-22, tak layak jikalau Milla dipecat. Perubahan sudah diciptakan Milla.

Kini, Timnas U-22 mempunyai komposisi pemain yang seimbang. Tak ada satu pemain pun yang bisa digaransi masuk ke starting eleven.

Milla pun bisa bersama dengan bebas mengutak-atik skema bermainnya. Terlebih, dia sudah menciptakan model main atraktif dan dewasa di Garuda Muda. PSSI mengaku akan menggelar evaluasi usai SEA Games 2017.

“Nanti kami akan gelar evaluasi dengannya. Event ini belum berakhir. Jangan bicarakan nasib Milla dulu,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

PSSI sebenarnya puas berpindah pelatih di level Timnas. Tentu, perubahan pelatih berasal dari event ke event bisa mengganggu kestabilan Timnas. Sudah selayaknya ada kesabaran berasal dari pengurus terhadap pelatih Timnas.

“Indonesia sebenarnya mempunyai pemain yang hebat. Pelatih mereka pun luar biasa. Butuh sementara agar mereka menjadi kesatuan yang kuat. Saya rasa, di masa mendatang mereka bisa lebih mengerikan,” ujar pelatih Malaysia, Ong Kim Swee.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here